Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Doa Melapangkan Rezeki Yang Dibacakan Rasulullah

Doa Melapangkan Rezeki Yang Dibacakan Rasulullah
Ilustrasi gambar : Doa Melapangkan Rezeki Yang Dibacakan Rasulullah
 

Doa Melapangkan Rezeki Yang Dibacakan Rasulullah


Inilah Doa Rasulullah Ketika Mengalami Kesempitan Rezeki

Dalam kehidupan rumah tangga, seringkali kita dikunjungi oleh seseorang atau beberapa orang untuk bertamu di rumah kita, baik itu untuk keperluan tertentu atau hanya sekedar menjalin silaturahim. Islam mengajarkan kepada manusia untuk memuliakan tamunya. Memuliakan tamu adalah sebuah perbuatan dan akhlak seorang muslim yang sangat dicintai oleh Allah Ta’ala dan dicontohkan oleh para Rasul-Nya.

Namun terkadang kita mengalami kondisi di mana kita sedang didatangi oleh tamu di saat kita tak memiliki apa-apa untuk disuguhkan kepada tamu-tamu kita. Bagi sebagian orang tentu akan membuatnya panik dan merasa tidak enakan melihat tamunya hanya disuguhkan air putih tanpa ada makanan atau setidaknya cemilan sebagai pendamping minuman itu. Apa boleh buat, kita pun tak mungkin harus berterus terang kepada tamu kita agar mereka segera pulang karena kita tak memiliki apa-apa, sedangkan syariat islam mengajarkan agar kita memuliakan setiap tamu kita dengan suguhan-suguhan terbaik yang ada di rumah kita.

Lalu apa yang harus kita lakukan ketika kita kedatangan tamu di saat kita tak memiliki apa-apa untuk disuguhkan?. Adakah doa atau cara yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam untuk dilakukan sebagai solusi permasalahan ini?.

Sahabat LANGITALLAH.com, kita wajib mengimani bahwa Allah Ta’ala itu Maha Kaya dan Maha Melihat kepada hamba-hambaNya yang sedang mengalami kesulitan dan kesempitan rezeki. Allah Ta’ala Maha Pemberi Rezeki yang dengan rezeki itu tak ada satu pun di antaranya yang meleset jatuh kepada orang lain. Kita semua dilahirkan bersama dengan jumlah rezeki kita yang tak akan berakhir kecuali telah ditetapkan bersamaan dengan ajal setiap manusia. Kita hanya butuh memohon kepada Allah Ta’ala dengan bersungguh-sungguh mengharapkan pertolonganNya.

Telah dikisahkan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah kedatangan tamu bertepatan ketika tak ada sesuatu apapun dirumahnya untuk dapat beliau suguhkan kepada tamu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas Rasulullah memohon kepada Allah Ta’ala dengan doa berikut :

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ، فَإِنَّهُ لاَ يَمْلِكُهَا إِلاَّ أَنْتَ

Allaahumma innii as-aluka min fadhlika wa rahmatik, fa-innahu laa yamlikuhaa illaa anta.
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu akan sebagian karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau.”
[HR. Abu Nu'aim dalam al Hilyah, dan Thabrani dalam al Mu'jam al Kabir].

Al-Haitsami mengatakan, "diriwayatkan oleh Thabrani dan para perawinya adalah perawi kitab shahih selain Muhammad bin Ziyad al Burjumi dan dia adalah perawi yang tsiqah."
Al Albani dalam Silsilah Shahihah no 1543 mengatakan, "Sanadnya menurutku shahih." Dalam Shahih al Jami' no 1278 al Albani juga mengatakan "shahih."

Dari Murrah dari Abdullah bin Mas'ud, ia mengatakan :
"Nabi mendapatkan tamu. Beliau lantas mengutus seseorang untuk menemui para isteri beliau, barangkali ada yang punya makanan, namun ternyata tidak ada satu pun isteri beliau yang punya makanan yang bisa disuguhkan kepada tamu Nabi. Nabi lantas berdoa: ‘Allaahumma innii as-aluka min fadhlika wa rahmatik, fa-innahu laa yamlikuhaa illaa anta’. Tak lama setelah itu beliau mendapatkan daging kambing panggang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berkata, 'Ini adalah sebagian dari karunia-Nya. Kami sedang menunggu rahmat-Nya.'"

Oleh Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf, hadits di atas diberi judul bab sebagai berikut: "Manakala seorang itu kelaparan atau mengalami kesempitan rezeki bacaan doa seperti apa yang mesti dia ucapkan".

Sahabat LANGITALLAH.com, mungkin di antara kita ada yang berpendapat bahwa kisah di atas hanya dapat terjadi bagi para Nabi dan Rasul Allah Ta’ala. Mana mungkin kita manusia biasa dapat memanjatkan doa yang seketika itu juga dikabulkan oleh Allah. Sahabat, jangan berputus asa atas Rahmat Allah, tak ada yang tak mungkin ketika Allah Ta’ala menghendaki sesuatu terjadi kepada hambaNya. Dan perlu sahabat ketahui bahwa, Allah Ta’ala tak akan membeda-bedakan ummatnya yang bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa kepadaNya. Iya benar, jadi yang perlu kita lakukan hanya bertakwa kepada Allah Ta’ala, beribadah hanya kepadaNya dan berusaha sekuat tenaga untuk menjauhi segala larangan Allah Ta’ala, kemudia segala doa kita akan Allah kabulkan sesuai dengan apa yang kita butuhkan di dunia ini. [baca : 4 Doa Mustajab Pembuka 8 Pintu Rezeki]

Jangan pernah berputus asa atas rahmat dan karunia Allah Ta’ala. Kita hidup di dunia ini hanya untuk beribadah kepadaNya, selebihnya adalah Allah yang mengatur, termasuk rezeki kita. Tak akan pernah Allah sia-siakan hambaNya yang benar-benar bertakwa kepadanya. Bisa jadi kesempitan rezeki itu sengaja Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepada kita sebagai ujian, agar kita tetap bersabar dan bertawakkal kepada Allah semata.

Wallahu a’lam bishshawab

Demikian risalah tentang “Doa Melapangkan Rezeki Yang Dibacakan Rasulullah”, semoga mendatangkan manfaat bagi kita semua. Aamiin.

Jika risalah ini bermanfaat, silakan dibagikan kepada keluarga dan sahabat kita.


Label : Doa, Rezeki, doa melapangkan rezeki
Deskripsi : Apa yang akan kita lakukan ketika kita kedatangan tamu di saat kita sedang tak memiliki apa-apa untuk disuguhkan? Inilah contoh dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika beliau kedatangan tamu disaat beliau dalam kesempitan rezeki.