Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gempa Bumi Adalah Tanda Kiamat Akan Tiba

Gempa Bumi Adalah Tanda Kiamat Akan Tiba
Ilustrasi : Gempa Bumi
 

Gempa Bumi Adalah Tanda Kiamat Akan Tiba



Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

LANGITALLAH.com | Gempa Bumi Adalah Tanda Kiamat Akan Tiba
14 abad yang lalu telah dikabarkan akan datangnya suatu masa dimana gempa bumi akan datang dengan jarak waktu antara gempa bumi yang satu dengan gempa bumi yang lain itu sangat dekat. Dalam sebuah hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan adanya dua fenomena yang menjadi awal mula kondisi bumi sebelum diutusnya Imam Mahdi ke tengah-tengah ummat di muka bumi ini. Fenomena tersebut adalah adanya gejala sosial berupa perselisihan antar manusia dan fenomena yang kedua adalah gejala alam berupa banyaknya gempa bumi yang berdatangan silih berganti.

أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ
وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa.  Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” [HR. Ahmad]

Sebagian dari kalangan ulama berpendapat bahwa diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat sebagai ‘Tanda Penghubung’ antara tanda-tanda kecil kiamat dengan tanda-tanda besar kiamat. Pendapat ini berarti bahwa kedatangan Imam Mahdi bukan tanda-tanda kecil kiamat tetapi bukan juga tanda-tanda besar Kiamat. Kedatangan Imam Mahdi adalah penghubung antara kedua pengklasifikasian tanda-tanda kiamat tersebut.

Para ulama membagi tanda-tanda kiamat dalam dua klasifikasi atau kelompok. Kelompok tanda-tanda kiamat kecil dan kelompok tanda-tanda kiamat besar. Datangnya kiamat kecil ditandai dengan diutusnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pembawa risalah terakhir. Sejak saat itu bermunculanlah bermacam-macam tanda-tanda kiamat kecil tersebut.

Saat ini telah banyak sekali bermunculan tanda-tanda kiamat kecil sebagaimana telah dikabarkan sejak awal oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Diantara tanda-tanda kecil kiamat yang telah bermunculan saat ini antara lain adalah :

1. Banyak manusia mulai meninggalkan shalat
2. Sifat amanah sudah mulai lenyap
3. Berdusta telah menjadi kebiasaan yang dihalalkan
4. Riba telah dilegalkan
5. Risywah (praktek suap atau sogok) merajalela
6. Bangunan-bangunan tinggi pencakar langit
7. Hawa nafsu dan perbuatan zina di muka umum
8. Menumpahkan darah dianggap perkara ringan
9. Membeli dunia dengan agama
10. Kezaliman merajalela dan menjadi kebanggaan
11. Fenomena kematian mendadak
12. Berlomba-lomba membangun masjid dan bermegah-megahan
13. Telah banyak alat musik yang dibunyikan
14. Telah bermunculan berjenis-jenis khamr (minuman memabukkan)
15. Jika orang amanah dianggap khianat, dan pengkhianat dianggap amanah
16. Jika salam hanya diucapkan untuk orang yang dikenal
17. jika pasar-pasar sudah dibangun berdekat-dekatan
18. Banyaknya gempa yang terjadi

Tanda-tanda di atas tentu saja hanya sebagian saja yang disebutkan dari seluruh tanda-tanda kecil kiamat. Dan jika kita melihat pada kondisi saat ini maka tentu saja semua perihal di atas telah banyak yang terjadi.

Poin yang akan kita bahas adalah poin dimana tanda-tanda kiamat besar akan muncul. Bahwa sebagaimana disebutkan di awal risalah ini, kiamat besar tidak akan muncul sebelum diutusnya Imam Mahdi di tengah-tengah ummat di muka bumi ini. Imam Mahdi akan memenuhi dunia dengan keadilan dan kejujuran setelah dunia ini dipenuhi dengan kezaliman dan ketidakjujuran serta kesewenang-wenangan.

لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيهِ
رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمُ أَبِي
يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا

“Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” [HR. Abu Dawud]

Maksud dari hadits di atas adalah, bahwa tak akan terjadi kiamat sebelum diutusnya seorang lelaki dari keturunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang namanya serupa dengan nama Rasulullah dan juga memiliki ayah yang namanya serupa dengan nama ayah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dan kedatangan Imam Mahdi telah dikabarkan sebagaimana hadits di awal risalah ini :


أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ
وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa.  Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” [HR. Ahmad]

Dalam hadits di atas mengabarkan tanda kedatangan Imam Mahdi yang salah satunya berupa gempa-gempa yang terjadi. Dan keadaan itu (gempa-gempa) telah kita saksikan banyak terjadi saat ini. Seringnya gempa bumi ini mengingatkan kita pada hadits Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang tanda-tanda kiamat.

Rasululllah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكْثُرَ الزَّلاَزِلُ

“Tidak akan tiba hari Kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi” [HR. Al Bukhari]

Fenomena semakin seringnya terjadi gempa bumi ini menjelaskan bahwa masa terjadinya kiamat telah semakin dekat. Meskipun tak seorang pun mengetahui kapan terjadinya kiamat, namun kita wajib meyakini bahwa kiamat tak akan terjadi hingga banyak terjadi gempa bumi sebagaimana hadits riwayat Al-Bukhari di atas. Dan kebenaran hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas memang sudah terbukti.


Apa Persiapan Kita Saat Telah Terjadi Banyaknya Gempa Bumi?

 
Kejadian banyaknya gempa bumi ini bukan untuk diratapi, namun sebaliknya harus menjadikan kita lebih taat dalam ibadah untuk mempersiapkan bekal kita menghadapi hari kiamat kelak, di mana tak ada seorang penolong pun bagi kita kecuali amal ibadah yang pernah kita usahakan semasa hidup di dunia ini.

Beruntunglah orang-orang yang telah mempersiapkan bekalnya untuk menghadapi kiamat nanti. Rasulullah menilai orang yang paling baik bekalnya menghadapi kematian adalah mukmin yang paling cerdas.

أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لَهُ اِسْتِعْدَادًا قَبْلَ أَنْ يَنْزِلَ بِهِمْ أُوْلَئِكَ مِنْ اْلأَكْيَاسِ

“Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya untuk menghadapi kematian itu sebelum turun kepada mereka. Mereka itulah yang termasuk Mukmin yang paling cerdas” [HR. Ibnu Majah, Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan At-Thabrani]

Wallahu a’lam.

Demikian risalah akhir zaman tentang “Gempa Bumi Adalah Tanda Kiamat Akan Tiba”, semoga bermanfaat dan kita semua dapat menyikapi segala kejadian dan tanda-tanda yang telah ditunjukkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala ini dengan semakin meningkatkan amal ibadah kita agar kita semua dapat digolongkan ke dalam golongan orang-orang yang beruntung di akhirat kelak. Aamiin.

________
Label : Tauhid, Aqidah, Kiamat, Gempa Bumi, gempa bumi adalah tanda kiamat
Deskripsi : Risalah ini disajikan untuk mengingatkan kembali kepada kita semua tentang berita kedatangan hari kiamat sebagaimana telah dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sejak 14 abad yang lalu. Semoga dengan saling mengingatkan kita semua dapat terhindar dari kesengsaraan yang tak berujung di akhirat kelak. Aamiin.