Doa di Awal Muharram (HADITS PALSU)

Doa di Awal Muharram (HADITS PALSU)
ilustrasi : Ka'bah Masjidil Haraam

Doa di Awal Muharram (HADITS PALSU)


Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

LANGITALLAH.com Doa di Awal Muharram (HADITS PALSU) Bulan Muharram merupakan bulan pertama di Tahun Hijriyyah (kalender Islami). Salah satu bulan haram yang memiliki banyak keutamaan di dalamnya. Bulan Muharram juga memiliki banyak kisah sejarah para nabi dan rasul yang tertulis dalam kitab Al-Qur’an Al-Kariim.

Beberapa kisah di antara para nabi dan rasul di bulan Muharram, adalah peristiwa keluarnya Nabi Yunus dari dalam perut ikan itu terjadi di bulan Muharram. Terbebasnya nabi Musa dari panasnya api juga terjadi pada bulan Muharram. Dan masih banyak peristiwa penting yang dialami oleh para nabi pada bulan Muharam, utamanya pada tanggal 10 Muharram yang juga dikenal sebagai hari ‘Asyura’, diantaranya :  
  • Nabi Adam bertaubat kepada Allah,
  • Nabi Idris diangkat ke langit,
  • Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara,
  • Nabi Ayyub disembuhkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dari penyakit yang dideritanya,
  • Allah memulihkan penyakit mata Nabi Yaqub sehingga bisa melihat kembali,
  • Nabi Nuh diselamatkan oleh Allah setelah penenggelaman daratan bumi selama 6 bulan,
  • Nabi Musa membelah Laut Merah dengan tongkatnya atas kehendak Allah
  • Nabi Sulaiman dikaruniakan Kerajaan di muka bumi

Bulan Muharram mulai terhitung setelah peristiwa hijrahnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari kota Makkah menuju kota Madinah, di mana sebelumnya masyarakat kota Makkah memperkirakan bulan dengan mengikuti tahun Masehi. Bulan Muharram juga pada dasarnya merupakan bulan yang diharamkan atau dilarangnya untuk melakukan peperangan atau pertumpahan darah.

Di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Bakr Ash-Shiddiq, kaum muslimin belum mengenal tahun baru Hijriyah dan masih memakai kalender qamariyah sebagai acuan pencatatan sejarah mengikuti kalender yang sudah dipakai oleh masyarakat arab sebelum risalah kenabian terakhir tiba. Sampai akhirnya pada zaman Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pada tahun ketiga beliau menjabat sebagai khalifah, ia mendapat surat dari Abu Musa al-Asya’ari radhiyallahu ‘anhu yang pada saat itu menjabat sebagai gubernur di daerah Bashrah. Dalam surat tersebut, Abu Musa berkata,

“Telah datang kepada kami beberapa surat dari amirul mukminin, sementara kami tidak tahu kapan kami harus menindaklanjutinya. Kami telah mempelajari satu surat yang ditulis pada bulan Sya’ban. Kami tidak tahu, surat itu Sya’ban tahun ini ataukah tahun kemarin.”

Setelah itu, Umar mengumpulkan para sahabat di Madinah dan beliau juga meminta, “Tetapkan tahun untuk masyarakat yang bisa mereka jadikan acuan”. Maka ditetapkanlah penanggalan hijriyyah setelah itu.

Dari sekian banyak keutamaan yang dapat diperoleh dari pelaksanaan ibadah sepanjang bulan Muharram, di antaranya adalah dengan bermunajat memanjatkan doa dengan penuh pengharapan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala Yang Maha Mengabulkan doa hamba-Nya. Namun demikian, ada pihak-pihak yang membuat doa-doa tersebut seakan-akan itu adalah sebuah hadits, padahal ia tidak memiliki perawi yang jelas. Tentu kita mesti selalu waspada akan hal-hal demikian, jangan sampai umat muslim menganggap bahwa doa-doa tersebut merupakan hadits dan pernah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tentu kita berserah diri dan memohon ampunan Allah subhanahu wa Ta’ala.

Hakikatnya, doa adalah baik jika dilakukan mengikuti adab-adab berdoa, dan berisikan kebaikan-kebaikan di dalamnya. Tapi tidak semua doa berasal atau bersumber dari hadits atau sunnah. Meski ada banyak doa yang bersumber dari hadits, dan telah diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi tidak semua doa adalah hadits. Yang salah, tentunya adalah yang menganggap semua doa adalah bersumber dari hadits. Sehingga, pada kesempatan ini perlu kita sampaikan bahwa berdoa di awal bulan Muharram itu tidak dilarang, namun jangan sampai menganggap bahwa doa do awal bulan Muharram itu adalah bersumber dari hadits. Mungkin saja doa itu dibuat dan disebarluaskan untuk memberi motivasi kepada umat muslim untuk senantiasa berdzikir dan mengingat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Wallahu a’lam.

Terdapat beberapa doa di awal bulan Muharram (bukan HADITS) yang bisa dijadikan contoh doa dalam rangka menyambut masuknya bulan Muharram.

3 contoh Doa di awal bulan Muharram (bukan HADITS) yang telah beredar luas di masyarakat, diantaranya :


Doa-doa berikut boleh diamalkan semuanya, dan juga boleh memilih salah satunya saja. Namun yang lebih utama tentunya adalah doa yang kita dapat pula memahami makna yang terkandung didalamnya dan boleh dari bahasa sendiri dan tidak harus dari salah satu contoh doa ini, dengan kalimat sendiri, sebab Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Mengetahui semua bahasa serta isi hati hamba-Nya.

Dengan doa ini, kita sebagai mu’min memohon pada Allah Subhanahu wa Ta’ala supaya dalam memasuki tahun baru (Muharram) ini, bisa meningkatkan amal kebajikan dan juga ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Doa di Awal Bulan Muharram : PERTAMA

“Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin. Wa shallallaahu ‘alaa (sayyidinaa) Muhammadin asrofil mursaliin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii ajmain.

Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-‘azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni  ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa (sayyidina) Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam. Walhamdulillahirrablil ‘alamiin”


“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada (junjungan) kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya. Yaa Allah, Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan, agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta para keluarganya dan sahabatnya. Dan Segala puji milik Allah, Tuhan seluruh alam.”
Aamiin yaa rabbal ‘alamin. Semoga Allah SWT mengijabah doa-doa kita. Aamiin.


Doa di Awal Bulan Muharram : KEDUA

“Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin. Wa shallallaahu ‘alaa (sayyidinaa) Muhammadin asrofil mursaaliin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii ajmain.

Antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa’alaa fadhikal-azhimi, wujuudikal-muawwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad agbala ilaina. Nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaaihi wa junuudihi, wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala, bimaa yuqarribuni ‘alaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikraam yaa arhamar-raahimiin, wa sallallaahu ‘alaa (sayyidina) Muhammadin nabiyyil ummiyyii wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.”


“Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, semoga Allah tetap melimpahkan rahmat dan salam dan kesejahteraan pada (junjungan dan penghulu kita) Muhammad beserta keluarga dan sahabat Beliau.

Ya Allah, Engkau Dzat Yang Kekal, yang tanpa Permulaan, Yang Awal [pertama] dan atas kemurahan Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang selalu berlebih, ini adalah tahun baru telah tiba. Kami mohon kepada Mu pada tahun ini agar terhindar (terjaga) dari godaan syetan dan semua temannya serta bala tentara (pasukannya) dan (kami mohon) pertolongan dari godaan nafsu yang selalu memerintahkan (mendorong) berbuat kejahatan, serta (kami mohon) agar kami disibukkan dengan segala yang mendekatkan diriku kepada-Mu dengan sedekat-dekatnya. Wahai Dzat Yang Maha Luhur lagi Mulia, wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih.”


Doa di Awal Bulan Muharram : KETIGA


“Bismillaahirrahmaanirrahiim, Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin, Allaahuma innii as aluka bika an tushalliya wa tusallima ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa saa’iril anbiyaa’i wal mursaliin wa ‘alaa aalihim wa shahbihim ajma’iin.

Wa an taghfira lii maa madhaa wa tahfazhanii fiima baqiyayaa arhamarraahimiin. Allahumma haadzihii sanatun jadiidatun muqbilatun lam a’mal fibtidaa’ihaa amalan yuqarribunii ilaika zulfaa ghaira tadharru’ii ilaika. Fa as aluka an tuwaffiqanii limaa yurdhiika ‘anni minal qiyaami bimaa laka ‘alayya min thaa’atika. Wa alzimniyal ikhlaasha fiihi liwajhikal kariimi fii ‘ibaadatika wa as’aluka itmaama dzaalika ‘alayya bifadhlika wa rahmatika. Allaahumma inni as’aluka khaira haadzihissanatil muqbilati yumnahaa wa yusrahaa wa amaanahaa wa salaamatahaa, wa a’uudzu bika min syuruurihaa wa shuduurihaa wa ‘usrihaa wa khaufihaa wa halakatihaa

Wa arghabu ilaika an tahfazha ‘alayya fiihaa diiniyalladzii huwa ‘ishmatu amrii. Wa dunyaayallatii fiihaa ma’aasyii, wa tuwaffiqanii fiihaa ilaa maa yurdhiika ‘annii fii ma’akadii, yaa akramal akramiin wa yaa arhamarraahimiin, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”


“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.

Ya Allah, aku memohon Mu dengan Mu supaya Engkau mencurahkan rahmat dan salam atas (junjungan kami) Nabi Muhammad dan semua para Nabi dan para Rasul, keluarga mereka dan shahabat mereka semuanya. Dan supaya Engkau mengampuni dosaku yang telah lalu dan menjagaku dari apa yang tersisa. Wahai Dzat Yang mengasihi di antara yang mengasihi.

Yaa Allah, ini adalah tahun yang baru datang, sementara aku pada awal tahun tersebut sama sekali tidak melakukan amal yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu sedekat-dekatnya kecuali permohonanku kepada-Mu. Maka aku bermohon kepada-Mu agar supaya Engkau berkenan menolongku kepada apa apa yang menjadikan keridha’an-Mu kepadaku yaitu menjalankan kewajiban taat kepada-Mu. Dan tetapkanlah aku ikhlas dalam menjalankannya hanya karena Dzat-Mu yang Mulia di dalam beribadah kepada-Mu.

Dan aku memohon kepada-Mu dapat meyelesaikannya dengan anugerah dan rahmat-Mu. Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan ini tahun yang datang, kanan dan kirinya, keamanan dan keselamatannya. Dan aku berlindung dengan-Mu dari keburukan, permulaan, kesulitan, ketakutan dan kerusakan tahun ini.

Aku bersungguh sungguh memohon kepada-Mu agar Engkau menjaga untukku pada tahun ini agamaku yang merupakan penjaga urusanku dan duniaku yang menjadi tempat mata pencaharianku. Dan Engkau menolongku di dalam tahun ini apa-apa yang meridhakan-Mu terhadapku di tempat kembaliku. Wahai Dzat Yang paling Mulia di antara yang mulia, Wahai Dzat Yang Mengasihi di antara yang mengasihi, semoga Allah mencurahkan rahmat dan salam atas (junjungan kami) Nabi Muhammad, keluarga dan shahabat beliau.”


Demikian artikel “Doa di Awal Muharram (HADITS PALSU)” ini, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Dan barangsiapa yang menyampaikan ilmu kepada orang lain dan ia mengamalkannya, semoga Allah melimpahkan pahala amal jariyah kepadanya hingga tak ada lagi orang yang mengamalkan ilmu tersebut.

Wallahu a’lam bishshawab

_____________
Label : Doa, Muharram, bulan muharram, Doa mustajab
Deskripsi : Awal tahun hijriyah (Muharram) merupakan bulan yang memiliki banyak keutamaan. Diantara keutamaannya dengan memanjatkan doa mustajab di awal tahun atau awal bulan Muharram. Artikel ini merangkum contoh doa-doa awal bulan Muharram yang dapat diamalkan oleh setiap muslim, akan tetapi ini bukan merupakan hadits.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel