ALLAH Mengabulkan Doa Ini Saat Anda Terjaga Dari Tidur Malam

Allah Mengabulkan Doa Ini Saat Anda Terjaga Dari Tidur Malam
ilustrasi : Doa dari hadits shahih riwayat Abu Daud dan Ahmad

 

Allah Mengabulkan Doa Ini Saat Anda Terjaga Dari Tidur Malam


Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

LANGITALLAH.com Allah Mengabulkan Doa Ini Saat Anda Terjaga Dari Tidur MalamApa yang anda lakukan saat terjaga dari tidur malam?. Banyak manusia yang terlena dalam dinginnya malam tidak memperhatikan bahwa ternyata saat kita terjaga dari tidur malam Allah Subhanahu Wa Ta’ala menunggu siapa dari hamba-Nya yang mau bangkit melaksanakan ibadah shalat tahajjud atau paling tidak hamba-Nya yang mau mengingat-Nya dengan berdzikir lalu berdoa dengan doa yang baik penuh pengharapan.


Doa dan Dzikir Saat Terjaga dari Tidur Malam


Berikut ini dalil tentang keutamaan berdzikir dan berdoa saat terjaga dari tidur malam,

Dari ‘Ubadah bin shamit radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,


مَن تَعارَّ من الليل فقال: لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ، ثم قال: اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي – أو دعا – استُجِيبَ له، فإنْ توضأ وصلى قُبِلتْ صلاتُه

“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca (dzikir tersebut di atas) :

لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ

[Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syain qadiir. Alhamdulillah wa subhanallah, wa laa ilaaha illallaah, wallahu akbar, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah]
Segala puji bagi Allah, Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, maha suci Allah, tiada sembahan yang benar kecuali Allah, Allah maha besar, serta tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah,

lalu dia mengucapkan doa :


اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي

“Ya Allah, ampunilah (dosa-dosa)ku“,
atau dia berdoa (dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya”
  [HSR al-Bukhari no. 1103, Abu Dawud no. 5060, at-Tirmidzi no. 3414, dan Ibnu Majah no. 3878].

Dalam hadits ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan orang-orang yang melakukan dzikir saat terjaga atau terbangun di malam hari lalu dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atau ia mengerjakan shalat (sunnah).
[Lihat kitab “Shahih Ibni Hibban” (6/330) dan “al-Washiyyatu biba’dhis sunani syibhil mansiyyah” hal. 185]

Imam Ibnu Baththal berkata: “Allah menjanjikan melalui lisan (ucapan) nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa barangsiapa yang terjaga dari tidurnya (di malam hari) dalam keadaan dia lidahnya selalu mengucapkan (kalimat) tauhid kepada Allah, tunduk pada kekuasaan-Nya, dan mengakui (besarnya limpahan) nikmat-Nya yang karenanya dia memuji-Nya, serta mensucikan-Nya dari (sifat-sifat) yang tidak layak bagi-Nya dengan bertasbih (menyatakan kemahasucian-Nya), tunduk kepada-Nya dengan bertakbir (menyatakan kemahabesaran-Nya), dan berserah diri kepada-Nya dengan (menyatakan) ketidakmampuan (dalam segala sesuatu) kecuali dengan pertolongan-Nya, sesungguhnya (barangsiapa yang melakukan ini semua) maka jika dia berdoa kepada-Nya akan dikabulkan, dan jika dia melaksanakan shalat akan diterima shalatnya. Maka bagi orang sampai kepadanya hadits ini, sepantasnya dia berusaha mengamalkannya dan mengikhlaskan niatnya (ketika mengamalkannya) untuk Allah Ta’ala“.
[Dinukil oleh imam Ibnu Hajar dalam kitab “Fathul Baari” (3/41)].

Penjelasan Keutamaan-keutamaan yang terkandung dalam hadits di atas

  • Imam Ibnu Hajar berkata: “Perbuatan yang disebutkan dalam hadits ini hanyalah (mampu dilakukan) oleh orang telah terbiasa, senang dan banyak berzikir (kepada Allah), sehingga dzikir tersebut menjadi ucapan (kebiasaan) dirinya sewaktu tidur dan terjaga, maka Allah Ta’ala memuliakan orang yang demikian sifatnya dengan mengabulkan doanya dan menerima shalatnya”  [Kitab “Fathul Baari” (3/40)].
  • Keutamaan mengucapkan dzikir ini juga berlaku bagi orang yang terjaga di malam hari kemudian dia mengucapkan dzikir ini (berulang-ulang) sampai dia tertidur. Imam an-Nawawi berkata: “Orang yang terjaga di malam hari dan ingin tidur (lagi) setelahnya, dianjurkan baginya untuk berzikir kepada Allah Ta’ala sampai dia tertidur. Dzikir-dzikir yang dibaca (pada waktu itu) banyak sekali yang disebutkan (dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam), di antaranya yang tersebut (kemudian beliau menyebutkan hadits di atas). [Kitab “al-Adzkaar” hal. 79 – cet. Darul Manar, Kairo, 1420 H].
  • Di antara para ulama ada yang menjelasakan bahwa peluang dikabulkannya doa dan diterimanya shalat pada saat setelah mengucapkan dzikir ini lebih besar dibandingkan waktu-waktu lainnya [Lihat kitab “Tuhfatul ahwadzi” (9/254)].

Betapa banyak sekali keutamaan-keutamaan bagi orang-orang yang ketika ia terjaga atau terbangun dari tidur malamnya, kemudian ia berdzikir lalu berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, atau ia kemudian mengerjakan shalat sunnah tahajjud sebagaimana yang sangat dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Allah akan mengampuninya jika ia memohon ampun, dan Allah Ta’ala akan mengabulkan doanya jika ia memohon dalam doa-doanya, serta shalatnya akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Meski terkadang rasa malas datang mendera, dinginnya malam dan rasa kantuk yang luar biasa, sebaiknya sempatkan diri meski hanya sebentar saja untuk bangkit dan berdzikir lalu berdoa kepada Allah Yang Maha Mengabulkan. Sebab ketahuilah bahwa saat itu setan bersama bala tentaranya sedang bersungguh-sungguh berupaya agar hamba Allah Ta’ala mengurungkan niatnya untuk bangkit dari tempat tidurnya hingga ia kembali terlelap dalam tidur hingga fajar tiba.

Demikian sebaris ilmu berjudul “Allah Mengabulkan Doa Ini Saat Anda Terjaga Dari Tidur Malam”, semoga memberi manfaat bagi para pembaca dan penuntut ilmu untuk lebih bersemangat dalam istiqamahnya beribadah yang semata-mata mengharap Ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sumber penulis: Ustadz Abdullah Taslim, MA (seperti dikutip dari www.muslim.or.id)

Label : Doa, Dzikir, Allah Mengabulkan Doa Ini Saat Anda Terjaga Dari Tidur Malam
Deskripsi : Bagi sebagian manusia, malam adalah waktu untuk mengistirahatkan diri dari kesibukan pagi hingga sore harinya, namun bagi hamba Allah yang beriman, malam akan dijadikan sebagai tempat untuk berdzikir dan berdoa, sebab Allah akan mengabulkan doa saat hamba-Nya terjaga dari tidur malam lalu berdzikir.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel