Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Manfaat Menikah Dalam Pandangan Islam

7 Manfaat Menikah Dalam Pandangan Islam (www.langitallah.com)
7 Manfaat Menikah Dalam Pandangan Islam (ilustrasi)

7 Manfaat Menikah Dalam Pandangan Islam

Assalamu 'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

 LangitAllah.com - Pada kehidupan dan sebagian tanda-tanda datangnya akhir zaman, banyak kita jumpai manusia - manusia yang tanpa merasa malu melakukan perbuatan zina bahkan sampai dilakukan di depan umum. Dalam ajaran agama Islam, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan untuk segera melangsungkan pernikahan bagi para pemuda yang telah memenuhi syarat-syaratnya. Dan bagi mereka yang belum mampu (syaratnya) maka dianjurkan untuk berpuasa, sebab dengan berpuasa akan menahan dan menekan hawa nafsu kita yang sulit dibendung ketika dilakukan di luar ibadah puasa. Namun jika telah mampu (syaratnya) maka jalan terbaik adalah dengan menikah.


Sebagaimana ibadah yang mengandung perintah yang lainnya, menikah tentunya memiliki banyak sekali manfaat. Baik manfaat bagi suami, isteri, dan juga keluarga dan kerabat sekitar kita.


Berikut ini 7 Manfaat Menikah Dalam Pandangan Islam Yang Perlu Kita Ketahui :


1. Dengan Menikah Keturunan Manusia Tetap Terjaga

Dengan menikahnya umat islam (muslim laki-laki dan muslim wanita), maka akan memperbanyak jumlah atau kuantitas kaum muslimin yang akan menggetarkan dada orang - orang kafir dengan munculnya generasi - generasi baru umat islam yang akan terus berjuang di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan membela agamanya.


2. Dengan Menikah, Akan Menjaga Kehormatan dan Kemaluan Manisia dari berbuat Zina

Menjaga kehormatan dan kemaluan dari berbuat zina yang diharamkan yang merusak masyarakat merupakan salah satu perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam berbagai ayat di dalam Al Qur'an.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

"Dan, janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya, zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." [QS. Al-Israa’ : 32]

3. Dengan Menikah Akan Memaksimalkan Peran Laki-laki

Peran laki-laki dalam rumah tangga selaku suami dari istrinya merupakan peran yang sangat penting dan mesti sangat diperhatikan oleh setiap pasangan suami istri. Terlaksananya kepemimpinan suami atas istri dalam memberikan nafkah dan penjagaan kepada istrinya hanya akan didapatkan melalui proses pernikahan.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman di dalam Al Qur'an :

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” [QS An-Nisaa' : 34]


4. Menikah Dapat Mendatangkan Ketenangan Hati

Semua manusia membutuhkan perasaan tenang dalam kehidupannya. Salah satu cara yang dianjurkan bagi muslim yang telah mencukupi syarat adalah dengan menikah. Menikah dapat mendatangkan ketenangan dan kelembutan hati bagi suami dan istri serta ketenteraman jiwa mereka.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” [QS. Ar-Ruum: 21].


5. Menikah Dapat Menjaga Kebaikan Akhlak Manusia.

Salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling mendasar adalah kebutuhan biologis. Namun kebutuhan biologis ini harus mampu kita kelola agar jangan sampai menjerumuskan kita ke dalam perbuatan maksiat yang dibenci oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lalu bagaimana agar pemenuhan kebutuhan biologis ini dapat terpenuhi tanpa harus takut tergelincir dalam perbuatan maksiat? Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada setiap pemuda atau laki-laki yang sudah memenuhi syarat agar mengsegerakan untuk menikah.

Dengan menikah kita dapat terjaga dari akhlak yang keji (zina, pent) yang dapat menghancurkan moral serta menghilangkan kehormatan kita.


6. Menikah Dapat Menjaga Nasab dan Memelihara Ikatan Kekerabatan

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam akan sangat bangga dengan banyaknya ummatnya kelak di hari kiamat, sehingga beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam sangat menganjurkan pernikahan dan memiliki banyak keturunan. Menikah juga dapat menjaga nasab dan ikatan kekerabatan antara yang satu dengan yang lainnya serta terbentuknya keluarga yang mulia yang penuh dengan kasih sayang, ikatan yang kuat dan tolong-menolong dalam kebenaran dan takwa.


7. Menikah dapat Mengangkat Derajat Manusia

Pemenuhan kebutuhan biologis manusia di akhir zaman ini sungguh sangat liar dan bebas. Banyak manusia yang sudah tidak merasa malu dengan mempertontonkan auratnya di depan umum. Bahkan sebagian juga telah berani melakukan perbuatan zina tanpa melalui ikatan pernikahan yang sah menurut agama. Perbuatan ini tidak membedakan manusia dengan perbuatan hewan dengan sifat-sifat kebinatangannya. Na'udzubillahi minzalik.
Sehingga agama Islam menganjurkan ikatan pernikahan agar dapat mengangkat derajat manusia serta mengeluarkannya dari kehidupan yang serupa dengan binatang, menuju kepada kehidupan insan manusia yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Dan masih banyak manfaat besar lainnya dengan adanya pernikahan yang syar’i, mulia dan bersih yang tegak berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Menikah adalah ikatan syar’i yang menghalalkan hubungan antara laki-laki dan perempuan, sebagaimana sabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam :

“Berwasiatlah tentang kebaikan kepada para wanita, sesungguhnya mereka bagaikan tawanan di sisi kalian. Kalian telah menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah (akad nikah, pent)”

Akad nikah adalah ikatan yang kuat antara suami dan istri. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat." [QS. An-Nisaa': 21]

Yang dimaksud dari bagian ayat di atas yang berbunyi "Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat." yaitu akad (perjanjian) yang mengharuskan bagi pasangan suami istri untuk melaksanakan janjinya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu”. [QS. Al-Maaidah: 1]

Sahabat LangitAllah.com, demikianlah artikel 7 Manfaat Menikah Dalam Pandangan Islam. Demi kelangsungan ibadah dakwah, tentunya kami sangat berharap peran kita semua untuk jangan hanya kita saja yang memahami syariat-syariat ibadah kita ini. Mari kita bagikan dan teruskan ilmu ini kepada sahabat seiman kita yang mungkin saja masih banyak yang belum memahami ilmu ini.
Allah berfirman di dalam Al Qur’an pada Surah Al Ashr :

“Demi Masa (1); Sesungguhnya Manusia itu benar-benar dalam kerugian, (2); kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (3).” [QS. Al Ashr : 1-3].

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala membalasnya dengan pahala Jariyah serta kita tidak tergolong ke dalam golongan manusia yang merugi, sebagaimana ayat 2 dalam surah Al Ashr di atas. Wallahu A’lam Bishshawab. [Tim Redaksi LangitAllah.com]