Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Manfaat Menikah di Usia Muda Yang Perlu Anda Ketahui


6 Manfaat Menikah di Usia Muda Yang Perlu Anda Ketahui (langitallah.com)
6 Manfaat Menikah di Usia Muda Yang Perlu Anda Ketahui (Ilustrasi)

6 Manfaat Menikah di Usia Muda Yang Perlu Anda Ketahui


Assalamu 'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

LangitALLAH.com - Pada kehidupan dan sebagian tanda-tanda datangnya akhir zaman, banyak kita jumpai manusia - manusia yang tanpa merasa malu melakukan perbuatan zina bahkan sampai dilakukan di depan umum. Dalam ajaran agama Islam, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan untuk segera melangsungkan pernikahan bagi para pemuda yang telah memenuhi syarat-syaratnya. Dan bagi mereka yang belum mampu (syaratnya) maka dianjurkan untuk berpuasa, sebab dengan berpuasa akan menahan dan menekan hawa nafsu kita yang sulit dibendung ketika dilakukan di luar ibadah puasa. Namun jika telah mampu (syaratnya) maka jalan terbaik adalah dengan menikah.

Diantara perintah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada pemuda (syabab) untuk menikah melalui hadits :

يَامَعْشَرَ الشَّبَابِ: مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” [HR. Bukhari]

Kata 'Syabab' yang ada di dalam hadits tersebut biasa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “pemuda”. Di dalam buku 'Indahnya Pernikahan Dini', Fauzil Adhim menjelaskan, syabab adalah sesesorang yang telah mencapai masa baligh (aqil-baligh) dan usianya belum mencapai 30 tahun. Asalkan pemuda (syabab) yang dimaksud telah memiliki ba’ah (kemampuan), maka ia dianjurkan untuk segera menikah. Dan kini terbukti, banyak manfaat menikah di usia muda di balik perintah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ini.

1. Dengan Menikah, Akan Lebih terjaga dari dosa

 Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tersebut, menikah di usia muda itu lebih membantu menundukkan pandangan dan lebih mudah memelihara kemaluan. Seorang pemuda yang menikah di usia muda relatif lebih terjaga dari dosa zina, baik zina yang dilakukan oleh mata, zina yang dilakukan oleh hati, maupun zina yang dilakukan oleh tangan serta zina yang dilakukan oleh telinga.

2. Dengan Menikah, Akan Lebih Mudah Bahagia

Dari berbagai penelitian dan hasil riset National Marriage Project’s 2013 yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa persentase tertinggi orang yang merasa sangat puas dengan kehidupan pernikahan mereka adalah mereka yang melangsungkan pernikahan di usia antara 20 hingga 28 tahun. Usia ini digolongkan dalam kategori usia muda.

Apa alasan sehingga pasangan muda lebih mencapai bahagia? berdasarkan karakter umum usia muda bahwa mereka (di usia muda) umumnya belum memiliki banyak ego dan ambisi. Pasangan muda lebih gampang menerima pasangan hidupnya dibandingkan dengan usia tua yang cenderung lebih selektif dalam memilih pasangan hidup. Kebahagian ini dapat dicapai bahkan ketika suami (pasangan muda) secara ekonomi belum mapan yang akibatnya mereka harus hidup “pas-pasan”, mereka tetap bisa menerima kondisi tersebut.

Hal ini sejalan dengan hadits Atsar Ibnu Umar: “Nikahilah oleh kalian gadis perawan, sebab (..salah satunya..) ia lebih ridha dengan nafkah yang sedikit.”

3. Dengan Menikah, Akan Lebih Mudah Puas Dalam Bercinta

Pemuda yang menikah pada usia 20-an cenderung melakukan jima’ dengan intensitas lebih sering daripada mereka yang menikah pada usia di atas 30 tahun. Berdasarkan penelitian dari hasil studi Dana Rotz dari Harvard University pada tahun 2011 menunjukkan bahwa menunda - nunda usia dalam menikah empat tahun, terkait dengan penurunan satu kali jima’ dalam sebulannya.

Sementara dalam segi tingkat kepuasan, dengan menikah di usia muda, oleh karena dukungan fisik yang masih prima, akan membuat pasangan suami istri dapat lebih menikmati percintaannya. Hal ini bersesuaian dengan hadits atsar Ibnu Umar: “Nikahilah gadis perawan, sebab ia lebih segar mulutnya, lebih subur rahimnya dan lebih hangat farjinya…” [Al Hadits].

4. Dengan Menikah, Emosi Dapat Lebih Terkontrol

Pasangan yang menikah pada usia muda telah terbukti lebih cepat mendewasakan pasangan suami istri tersebut. Menikah dan berumah tangga akan membuat emosi seseorang dapat lebih terkontrol. Ini dipengaruhi oleh ketenangan yang hadir sejalan dengan adanya pendamping dan tersalurkannya kebutuhan biologisnya. Itulah diantara makna sakinah yang terkandung dalam Al Qur'an pada Surah Ar Ruum ayat 21.

Dari hasil studi para Sosiolog, Norval Glenn dan Jeremy Uecker pada tahun 2010 mendukung hal ini. Menurut hasil studi mereka bahwa menikah pada usia muda akan lebih bermanfaat dari sisi kesehatan dan mengontrol emosi.

5. Dengan Menikah, Akan Lebih Mudah Meraih Kesuksesan

Alasan menunggu ekonomi mapan atau alasan mengejar sebuah karir adalah sebagian dari alasan klasik sebagian orang dalam menunda pernikahan. Padahal, saat seseorang telah menikah, ia akan menjadi lebih tenang, merasakan sakinah. Dengan ketenangan dan stabilnya emosi ini, ia bisa lebih fokus dalam meniti karir dan beraktifitas apa pun, baik dakwah maupun mencari maisyah. Tidak mengherankan jika mereka yang menikah di usia 20 tahunan, banyak yang mencapai sukses ketika usia mereka telah mencapai 40 tahun.

6. Dengan Menikah Akan Baik Bagi Masa Depan Keturunan

Maksud dari kalimat 'Akan Baik Bagi Masa Depan Keturunan' di sini bukan berarti akibat menikah pada usia muda memungkinkan anak - anak (keturunan) sudah mencapai dewasa saat anda memasuki masa pensiun. Meskipun, hal itu juga bisa menjadi salah satu pertimbangannya. Namun yang lebih penting dari itu, menikah di usia muda dan memiliki keturunan disaat anda belum mapan secara ekonomi, berarti anda dapat mendidik anak-anak (keturunan) secara langsung bagaimana merasakan pahit getirnya kehidupan dan berupaya berfikir untuk mengatasinya. Hal ini dapat membantu membangkitkan karakter dan jiwa yang kuat bagi anak - anak anda dalam kondisi sesulit apapun. Wallahu a’lam bish shawab.


Sahabat LangitALLAH.com, demikianlah artikel "6 Manfaat Menikah di Usia Muda Yang Perlu Anda Ketahui". Kami berharap semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat sekalian. Dan demi kelangsungan ibadah dakwah, tentunya kami sangat berharap peran kita semua agar jangan hanya kita saja yang memahami ilmu dan ajaran Islam ini. Mari kita bagikan dan teruskan ilmu ini kepada sahabat seiman kita yang mungkin saja masih banyak yang belum memahami ilmu ini. Semoga dengan usaha kecil dan ringan ini dapat menjadi sumber pahala Jariyah bagi kita semua.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman di dalam Al Qur’an pada Surah Al Ashr :

“Demi Masa (1); Sesungguhnya Manusia itu benar-benar dalam kerugian, (2); kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (3).” [QS. Al Ashr : 1-3].

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala membalasnya dengan pahala Jariyah serta kita tidak tergolong ke dalam golongan manusia yang merugi, sebagaimana ayat 2 dalam surah Al Ashr di atas. Wallahu A’lam Bishshawab. [Tim Redaksi LangitAllah.com]